Bila Ikuti Godaan Mafia, Petinggi BNN: Tiap Bulan Beli Apartemen

13

Bird.Petir.co, Jakarta – Selama 16 tahun bertugas di bidang pemberantasan narkoba, Irjen Pol Arman Depari mengaku pernah menghadapi berbagai ancaman teror. Tak cuma langsung kepada dirinya, juga kepada isteri dan anak-anaknya.

“Ya, anak saya pernah terpaksa tidak pergi ke sekolah. Tapi itu biasa lah, yang paling mengkhawatirkan dan perlu kewaspadaan ekstra tinggi itu saat berada di luar negeri,” kata alumnus Akpol 1985 itu dalam program Blak-blakan yang tayang di detik.com, Jumat (12/6).

Sebagai aparat dia menilai teror dan ancaman sebagai risiko pekerjaan. Tapi selain ancaman fisik dan jiwa, sesungguhnya yang tak kalah berbahaya adalah bujuk rayu dan berbagai iming-iming fasilitas. Ia menyadari para sindikat narkoba pasti melakukan itu semua dengan berbagai cara dan melibatkan banyak aktor.

Iming-iming dari sindikat narkoba bisa berupa uang, perjalanan ke luar negeri, hingga berbagai barang mewah. “Singkatnya kalau dituruti itu kita bisa tiap bulan beli apartemen mewah dan mobil mewah,” kata Arman.

Sadar akan hal tersebut, dia mengaku senantiasa berusaha bersikap dan bertindak profesional dalam menjalankan tugas. Juga menjaga integritas diri dan keluarga menjadi mutlak. Sebab sekali terkena godaan, hal itu akan dimanfaatkan oleh sindikat dan akan mengikatnya.

Kepada segenap anak buahnya, Arman Depari selalu mengingatkan untuk tidak tergoda menerima uang dari narkoba. Juga uang dari tempat-tempat hiburan. “Semua itu haram untuk kita,” ujar lelaki kelahiran Berastagi, 1 Agustus 1962 itu.

Sumber : detik.com

You might also like
close