Kasus Covid-19 Surabaya Lebih Tinggi dari Bandung dan Depok, Khofifah: Jangan Anggap Enteng

17

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jatim, khususnya Surabaya, tidak menganggap enteng penyebaran Covid-19.

Khofifah mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Surabaya lebih tinggi dibanding dengan daerah lain di Jawa Timur yakni 495 kasus per Sabtu (2/5/2020).

Bahkan menurut Khofifah, angka tersebut lebih tinggi dari Kota Bandung yang berjumlah 189 kasus, Depok 73 kasus, dan Bogor 83 kasus.

“Jadi angka kasus Covid-19 di Surabaya ini tinggi sekali dibanding Bandung, Depok, dan Bogor,” ujar Khofifah di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (2/5/2020) malam.

“Penyebaran virus ini sangat massif sekali, jangan anggap remeh, jangan anggap enteng,” ucap Khofifah menambahkan.

Dia secara pribadi ingin agar kehidupan masyarakat Jawa Timur kembali normal, begitu juga dengan ekonomi warga.

“Di Jawa Barat, beberapa daerah angkanya turun saat PSBB, tapi justru saat ini ingin mengajukan PSBB tingkat provinsi. Ini artinya meski angka turun, kondisi harus tetap dijaga agar tidak ada gelombang kedua,” jelas Khofifah.

Mantan Menteri Sosial ini mengapresiasi tindakan tegas yang diberikan tim patroli gabungan kepada warga yang melanggar aturan PSBB.

Dalam patroli gabungan PSBB Surabaya Raya digelar Sabtu malam, 171 warga diamankan ke mapolres karena dianggap melanggar aturan PSBB di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Laman: 1 2

You might also like
close