Novel Minta Kedua Pelaku Dibebaskan, Lho Kok?

69

Bird.Petir.co- Sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan kembali dilanjutkan. Pada Senin (15/6/2020), agenda persidangan merupakan pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari terdakwa.

Novel melalui akun Twitter @nazaqistsha merasa sejak awal memprediksi bahwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis terdakwa dalam kasus itu ditangkap, tidak yakin jika keduanya benar-benar pelaku penyiraman air keras.

Sebab Novel merasa tidak ada penyidik atau pun jaksa yang bisa menjelaskan terkait kedua terdakwa itu. “Saya juga tidak yakin kedua orang itu pelakunya. Ketika saya tanya penyidik dan jaksanya mereka tidak ada yang bisa jelaskan kaitan pelaku dengan bukti,” tulis Novel pada akun Twitter, Senin.

Bahkan saat Novel menanyakan kepada para saksi, mereka yakin jika kedua terdakwa itu bukanlah pelaku penyiraman air keras. Novel pun meminta keduanya lebih baik dibebaskan daripada kasusnya ini seakan diada-adakan.

“Ketika saya tanya saksi-saksi yang melihat pelaku dibilang bukan itu pelakunya. Apalagi dalangnya? Sudah dibebaskan saja daripada mengada-ada,” sambungnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, dua terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dengan pidana satu tahun penjara.

Logo

Novel Minta Kedua Pelaku Dibebaskan, Lho Kok?

Selasa, 16 Juni 2020, 10:07 WIB   Novel Minta Kedua Pelaku Dibebaskan, Lho Kok?Foto: Antara/Hafidz Mubarak AWE Online, Jakarta –

Sidang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan kembali dilanjutkan. Pada Senin (15/6/2020), agenda persidangan merupakan pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari terdakwa.

Laman: 1 2 3

You might also like
close