Produk Perancis di Tokonya Dibeli lalu Dibakar, Ini Tanggapan Indomaret

22

Managing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Wiwiek Yusuf menegaskan pihaknya mengikuti arahan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) terkait maraknya seruan memboikot produk asal Perancis. 

Hal ini disampaikan Wiwiek sekaligus menanggapi aksi sekelompok orang yang membeli produk Perancis dari toko Indomaret dan kemudian membakarnya. 

“Ini sangat situasional sekali. Sebagai anggota dari asosiasi Aprindo, kami mencoba mengikuti pernyataan dan arahan dari Aprindo,” kata Wiwiek kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020). 

Adapun sikap Aprindo adalah menyerahkan keputusan soal seruan boikot produk asal Perancis kepada konsumen. Aprindo menghormati keputusan konsumen apakah akan membeli atau tidak atas produk dari Perancis yang dijual di gerai ritel modern.

Menurut Wiwiek, Aprindo juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait isu boikot produk Perancis ini.

“Mereka mewakili retailer terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pejabat terkait dan pihak kepolisian,” sambug Wiwiek. 

Sebelumnya sekelompok anggota ormas Gerakan Pemuda Islam (GPI) memborong produk yang dianggap sebagai merk dari Perancis dari Indomaret di Jalan Johar, Menteng. Barang yang dibeli seperti air mineral, biskuit, susu, dan lain-lain. 

Mereka kemudian membawa barang yang telah dibeli itu ke Kantor GPI dan kemudian membakarnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor Menteng Kompol Gozali Luhulima menyebut peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/11/2020) siang kemarin. 

Laman: 1 2

You might also like
close