Sedih, Gaji Pegawai KFC Dipangkas 20% & THR Cuma 50%!

23

BIRD.PETIR.CO, SURABAYA – Emiten pengelola restoran cepat saji KFC, yaitu PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), mengambil langkah drastis merespons perkembangan yang ditimbulkan penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19.

Sampai dengan pekan lalu, FAST merumahkan 450 karyawan dan menutup sementara lebih dari 100 gerai di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, perusahaan juga mengurangi gaji pegawai dan memangkas tunjangan hari raya (THR).

Dalam dokumen internal memo yang diterima CNBC Indonesia terungkap soal pemberitahuan pemangkasan gaji 20-50% dan pemangkasan THR 50% dari gaji pokok karyawan. Direktur PT Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono membenarkan soal dokumen itu sebagai memo internal perusahaan, tapi menolak untuk berkomentar.

Pada dokumen itu tercantum penjelasan FAST menyebut sudah melakukan perjanjian dengan Serikat Pekerja Fast Food Indonesia (SPFFI). Keduanya mengupayakan agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam pemberian tunjangan hari raya (THR), ada penyesuaian bagi sejumlah pekerja. Pekerja di store level dari grade A sampai F serta non-store level grade A sampai C hanya akan mendapat pembayaran THR sebesar 50% dari gaji pokok.

Sedangkan sisa 50% akan dibayarkan bertahap usai Covid-19 berakhir, dengan catatan keuangan perusahaan sudah mulai membaik. Kondisi serupa dialami bagi pekerja non-store level di grade D, di mana mereka hanya akan mendapat THR sebesar 50%.

Sementara untuk upah bagi gerai yang masih buka, pekerja di store level grade A hingga F, menerima 70% gaji pokok serta tidak ada tunjangan upah, kecuali living allowance luar kota. Sementara 30% upah sisanya berstatus tunda.

Justinus mengungkapkan penutupan gerai memang harus dilakukan karena aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek.

Seluruh restoran KFC, yang bersifat dine in (makan di tempat), sudah ditutup. Dan sekitar 100 lebih yang ada di mall seluruhnya bahkan ditutup total nggak bisa beroperasi. Karena mall-nya atau plaza sendiri tutup,” kata Justinus kepada CNBC Indonesia pekan lalu.

Laman: 1 2

You might also like
close