Warga kampung ini kompak jual ginjal buat beli rumah, tapi ujungnya semua nyesal

117

Bird.Petir.co- Apa jadinya jika warga satu kampung kompak jual ginjal mereka ke ‘pedagang organ’. Di mana hasil pen-jual-an ginjal mereka diperuntukkan untuk membeli rumah. Bayangkan, satu kampung kompak menempuh cara tersebut.

Ya, setidaknya potret inilah yang terjadi di sebuah kampung bernama Hokse di Nepal. Saking terkenalnya fenomena ini, kampung itu bahkan dijuluki ‘Lembah Ginjal’.

Kisah ini bermula saat desa tersebut disatroni ‘calo organ’. Mereka memang kerap blusukan ke desa-desa di sekitar Kathmandu untuk mencari korban, dibujuk dengan sejumlah uang untuk diambil ginjalnya.

Seperti disitat Dailymail, beberapa penduduk desa Hokse mengatakan kalau mereka terjebak bujuk rayu pedagang ginjal. Saat dibujuk para calo organ itu bilang ginjal mereka bakal tumbuh kembali usai dioperasi. Sehingga tak perlu takut hilang satu ginjal sementara.

Warga kompak tunjukkan bekas pengangkatan ginjal. Foto: Dok Daily Mail

Menurut Geeta (37 tahun), warga Hokse, dia dan suaminya adalah salah satu penduduk yang kepincut dengan uang yang ditawarkan calo organ. Keduanya lalu sepakat jual ginjal mereka kepada si calo organ.

Untuk satu ginjal, dihargai 1.300 Poundsterling atau setara Rp23 jutaan. Uang baru diperoleh usai mereka pergi ke rumah sakit di India terlebih dahulu untuk diambil organnya.

“Aku tergiur karena memang ingin punya rumah sendiri. Anak saya sudah empat, tentu pengin punya rumah batu untuk kami tinggal,” kata Geeta.

Laman: 1 2 3

You might also like
close