Warga Langkat Usir Kapal China Masuk Perairan Indonesia

28

Bird – Wakil Kepala Polres, Langkat, Sumatera Utara membenarkan adanya kapal dari China yang masuk ke wilayah mereka, tepatnya di Pulau Sembilan, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Minggu (3/5/2020).

Warga setempat sempat mengusir kapal yang di duga berasal dari China tersebut, di karenakan warga khawatir kapal dan beserta kru membawa virus corona.

Mengutip Indozone.id, Dalemi menegaskan, bahwa kapal tersebut, ingin mengangkut ikan kerapu dari keramba jaring apung milik pengusaha di wilayah perairan Pulau Sembilan.

“Bukan menurunkan orang untuk mendarat,” jelas Dalemi.

“Warga khawatir akan wabah virus COVID-19 masuk ke Langkat. Oleh karena itu warga menghadang kapal asing asal China tersebut mendarat (berlabuh) di Langkat untuk mengangkut ikan kerapu,” imbuhnya.

Soal kapal asing tersebut masuk wilayah indonesia sudah terang. Namun, sejauh ini masih belum diketahui, bagaimana kapal asing tersebut bisa masuk wilayah perairan Indonesia.

Sejauh ini, seluruh dunia telah menerapkan kebijakan lockdown, begitu juga dengan Indonesia yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menanganan wabah Covid-19.

Dari laporan polisi yang di terima indozone.id. pada Minggu sore (3/5), diketahui bahwa kapal asing tersebut sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari warga setempat.

“Sesuai hasil Sosialisasi dengan Tokoh masyarakat, Kepala Desa, dan pihak pemilik Ikan, CV. Sumber Budidaya Pasific yg dilakukan pada hari Jumat tanggal 1 Mei 2020 pukul 14.00 wib, dengan kesepakatan tidak ada pelarangan dari warga dgn masuknya kapal ikan asing, dgn syarat kapal harus berlabuh 300 meter dri bibir pantai pulau Sembilan dan ABK tidak diizinkan untuk mendarat,” demikian petikan awal laporan tersebut.

Laman: 1 2

You might also like
close